Tampilkan postingan dengan label anjing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anjing. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Februari 2011
Toksoplasmosis Adalah Penyakit Zoonosis Yang Perlu Diwaspadai Oleh Kaum Wanita
Apakah anda pencinta hewan-hewan kesayangan, terutama kucing? apakah anda memperhatikan kebersihannya? ataukah hanya sekedar memeliharanya dirumah? dalam artian sekedar memperhatikan kecukupan makanannya. ternyata hal terebut adalah sebuah tindakan yang terbilang tidak baik dan bahkan dapat menimbulkan penyakit baik pada si kucing dan terlebih pada kita selaku pemilik hewan. karena apa? itu semua karena kebersihan kucing kesayangan kita sangat berkaitan dengan penyebaran penyakit toksoplasmosis yang mendapat predikat sebagai penyakit zoonosis yang artinya adalah "penyakit yang dapat ditularkan kepada manusia". dan penyakit ini sangat berbahaya bagi para wanita karena dapat menyebabkan kemandulan, kesulitan dalam melahirkan dan melahirkan bayi yang cacat.
Dalam tulisan kali ini kita akan membahas sedikit tentang penyakit zoonosis ini (toksoplasmosis). tentang penyebaran, siklus hidup, pengobatan, dan pencegahannya.
Toxoplasmosis merupakan penyakit zoonosis yaitu penyakit pada hewan yang dapat ditularkan ke manusia. Penyakit ini disebabkan oleh sporozoa yang dikenal dengan nama Toxoplasma gondii, yaitu suatu parasit intraselluler yang banyak menginfeksi manusia dan hewan peliharaan. Penderita toxoplasmosis sering tidak memperlihatkan suatu gejala klinis yang jelas sehingga dalam menentukan diagnosis penyakit toxoplasmosis sering terabaikan dalam praktek dokter sehari-hari. Apabila penyakit toxoplasmosis mengenai wanita hamil trismester ketiga dapat mengakibatkan hidrochephalus, khorioretinitis, tuli atau epilepsi.
Penyakit toxoplasmosis biasanya ditularkan dari kucing atau anjing tetapi penyakit ini juga dapat menyerang hewan lain seperti babi, sapi, domba, dan hewan peliharaan lainnya. Walaupun sering terjadi pada hewan-hewan yang disebutkan di atas penyakit toxoplasmosis ini paling sering dijumpai pada kucing dan anjing. Untuk tertular penyakit toxoplasmosis tidak hanya terjadi pada orang yang memelihara kucing atau anjing tetapi juga bisa terjadi pada orang lainnya yang suka memakan makanan dari daging setengah matang atau sayuran lalapan yang terkontaminasi dengan agent penyebab penyakit toxoplasmosis.
Dewasa ini setelah siklus hidup toxoplasma ditemukan maka usaha pencegahannya diharapkan lebih mudah dilakukan. Pada saat ini diagnosis toxoplasmosis menjadi lebih mudah ditemukan karena adanya antibodi IgM atau IgG dalam darah penderita. Diharapkan dengan cara diagnosis maka pengobatan penyakit ini menjadi lebih mudah dan lebih sempurna, sehingga pengobatan yang diberikan dapat sembuh sempurna bagi penderita toxoplasmosis. Dengan jalan tersebut diharapkan insidensi keguguran, cacat kongenital, dan lahir mati yang disebabkan oleh penyakit ini dapat dicegah sedini mungkin (Hiswani,2003).
Siklus hidup toxoplasma ada dua fase, yaitu fase intestinal dan ekstraintestinal. Fase intestinal hanya terjadi dalam intestinum kucing. Enzim pencernaan dihasilkan toxoplasma untuk menembus dinding intestinum. Reproduksi parasit menghasilkan berjuta-juta oocyst yang tidak infeksius, yang akan diekskresikan bersama feses. Di luar tubuh kucing, oocyst mengalami sporulasi (sporogony) yang terjadi paling lama 21 hari, dan menghasilkan oocyst infeksius. Pada daerah dengan suhu panas dan kelembaban tinggi, oocyst dapat tahan hidup sampai satu tahun. Fase ekstraintestinal dapat terjadi pada semua hewan atau manusia yang terinfeksi. Pada fase ini, bentuk tachyzoite (trophozoite) dapat menyebar ke berbagai organ melalui sirkulasi. Dalam jaringan akan berubah menjadi zoithocyste (bradyzoite) yang dapat menjadi persisten selama hidup, menjadi bentuk infeksi khronik atau laten (Murwani,2006).
penyebaran toksoplasmosis dapat terjadi dalam berbagai cara, oocyst dari toksoplasmosis dapat menginfeksi peroral melalui makanan atau minuman yang tercemar oleh feses hewan yang terinfeksi, infeksi langsung melalui tangan yang terkontaminasi, atau perinhalasi (terhirup). tropozoit dapat hidup di dalam sirkulasi darah, sehingga penyebarannya dapat melalui transfusi darah, transplantasi organ, air liur, dan air susu, sedangkan stadium bradizoit yang terdapat di dalam jaringan atau organ penyebarannya dapat melalui talur dan daging yang kurang matang, atau melalui trasnplantasi organ. toksoplasmosis juga dapat menginfeksi secara vertikal yaitu dari sang ibu ke janinnya (transplasental).
Infeksi aktif pada ibu hamil, dapat menyebabkan abortus atau kelainan kongenital pada bayinya. Infeksi pada trismester 1 atau 2 jarang terjadi, tetapi menimbulkan gejala yang paling berat. Kehamilan dapat mengalami abortus atau bayi lahir premature. Sebanyak 75% bayi lahir tanpa gejala, tetapi penyakit tetap bersifat progresif apabila tidak diterapi; 17% terlihat gejala hydrocephalus, khorioretinitis, pengapuran intrakranial; 8% mengalami kerusakan sistem saraf pusat, dan anak mengalami retardasi mental dan fisik. Infeksi toxoplasma pada trismester 3 paling sering terjadi, dan gejalanya sangat ringan atau tidak menimbulkan gejala yang berarti. Wanita muda yang pernah terinfeksi sebelum hamil tidak akan menularkan toxoplasma ke fetusnya apabila hamil, kecuali apabila pada titer antibodinya ditemukan titer tinggi IgM (bukan IgG). Pada individu yang pernah terinfeksi toxoplasma akan memperoleh long-live immunity terhadap reinfeksi, kecuali pada individu immunocompromised, toxoplasmosis dapat menjadi laten.
Diagnosa toxoplasma sulit ditentukan apabila hanya berdasar gejala klinis, karena gejalanya sering mirip dengan gejala penyakit lainnya (non-patognomonik). Gold standard diagnosis untuk toxoplasmosis sampai sekarang adalah pengukuran titer antibodi. Ditemukannya IgM merupakan petanda infeksi akut, baru saja terjadi dan merupakan bentuk infeksi aktif. IgG merupakan petanda infeksi telah berlangsung lama atau khronis.
beberapa tindakan pencegahan infeksi yang di anjurkan adalah:
1. memasak makanan dengan benar, 100C selama 15-30 menit dapat mematikan oocyist.
2. penggaraman, pengasapan, pengasaman tidak dapat membunuh oocyist.
3. lalapan baiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan
4. cuci tangan sebelum makan
5. Pemeliharaan kucing secara baik: buang/bakar kotoran sebelum kista mengalami sporulasi (sebelum 4 hari); bakar semua barang terkontaminasi kista
6. Pendonor darah/organ sebaiknya dilakukan screening test untuk toxoplasma
7. Dilakukan pemeriksaan serologis pada wanita yang merencanakan hamil
8. Hewan atau individu yang terlihat sakit sebaiknya segera dibawa ke dokter hewan/dokter.
Untuk terapi, obat yang biasanya dipergunakan adalah pyrimethamine yang dikombinasi dengan preparat sulfa. Obat tersebut toksik untuk kucing, sehingga biasanya diberikan dalam dosis kecil. Asam folat atau multivitamin dapat diberikan untuk memperbaiki kondisi tubuh. Kortikosteroid kadang diberikan dengan dosis yang sesuai, untuk menurunkan reaksi inflamasi. Obat lain yang sering digunakan adalah spiramisin, klindamisin.
referensi:
http://www.koranpdhi.com/buletin-edisi7/edisi7-toxoplasmosis.htm
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/3671/1/fkm-rasmaliah7.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/Toksoplasmosis
Selasa, 01 Februari 2011
Cara Merawat Anak Anjing
Anda memiliki anak anjing? atau memiliki niat untuk memiliki anak anjing? sebaiknya anda membaca artikel ini dahulu, mungkin dapat memberikan sedikit informasi tentang bagaimana cara merawat anak anjing.
Agar anak Anjing tumbuh dan berkembang dengan sempurna, diperlukan kemauan dan kesungguhan dengan mengajarinya beberapa latihan dan prosedur tertentu tentang cara bertingkah laku. Berikut ini adalah hal mendasar yang harus diperhatikan ketika Anda merawat anak Anjing :
Kesabaran dan kasih sayang yang lemah lembut
Memahami perilaku Anjing pada umumnya
Mengajarinya secara konsisten
Menciptakan aturan-aturan
Meluangkan waktu untuk bersama
Bermain
Setelah makan dan tidur, bermain adalah prioritas terpenting bagi anak Anjing, dan tentu saja bermain sangat baik untuk pertumbuhannya. Selain diri kita sendiri yang dianggap sebagai teman bermainnya, anak Anjing begitu menyukai bermain dengan bermacam-macam mainan (misalnya kaos kaki yang terikat untuk digigitnya). Mainan yang diberikan haruslah yang cocok untuk usia anak Anjing, dan Anda harus segera menggantinya begitu mainan telah rusak agar anak Anjing tidak menelan bagian atau potongan mainan yang telah rusak karena hal ini bisa membuat pencernaannya terganggu.
Semakin sering diri kita dan anak Anjing bermain bersama, ia akan menganggap Anda adalah hal terpenting baginya. Semakin sering ia ingin bersama dan menyenangkan Anda, semakin mudah ia untuk dikontrol.
Pujian dan hadiah
Anjing sangat suka diberi pujian dan dihadiahi sesuatu jika ia melakukan hal-hal seperti yang Anda inginkan. Cara ini akan membuat Anjing belajar untuk berperilaku baik. Di samping itu, memberi pujian dan hadiah merupakan cara yang cepat dan menyenangkan untuk melatih Anjing Anda.
Melatih agar patuh
Interaksi antara Anda dan anak Anjing kesayangan Anda haruslah gembira dan menyenangkan, karena itu menandakan Anda adalah sahabat terbaiknya. Karena ia menganggap Anda sahabatnya maka ia akan selalu berusaha untuk menyenangkan diri Anda. Buatlah suasana dimana anak Anjing bisa mendapatkan hadiah dari Anda karena melakukan hal-hal yang benar dan sesuai kemauan Anda, daripada membiarkan ia melakukan hal-hal yang tidak Anda sukai lalu Anda beri peringatan.
Tunjukkan padanya mana perilaku yang benar dan berikan hadiah ketika ia melakukannya dengan tepat. Peringatkan anak Anjing sambil berkata ’Jangan!’, ’Arghhh’, dengan nada marah jika ia melakukan hal-hal yang tidak Anda inginkan. Atau kejutkan dirinya dengan teriakan, geraman, dan menepuk kedua telapak tangan Anda dengan keras. Tatap dan pandangi terus sampai ia pergi menjauh. Hal penting lainnya adalah menyesuaikan tingkat latihan yang dibutuhkan bagi anak Anjing, jangan terlalu berlebihan namun juga tidak boleh kurang.
Merawat dan mengurus
Agar anak Anjing selalu merasa nyaman dan senang berada di dekat Anda, berikan perhatian lebih pada dirinya dengan cara memeluk dan membelai-belainya. Semakin sering diperlakukan seperti itu, dirinya makin memiliki perasaan tenang, sehingga jika suatu saat ia diajak ke dokter hewan ia tidak akan stres atau menggigit ketika dipegang-pegang. Di samping itu, bila anak Anjing terbiasa disentuh dan dibelai, akan timbul kepercayaan dirinya pada Anda dan anak Anjing akan lebih terbuka untuk menerima kehadiran orang lain atau keluarga terdekat Anda.
Kesehatan mulut
Begitu Anda memiliki anak Anjing, periksalah mulutnya, perhatikan apakah gusinya memiliki masalah dan gigi-giginya bersih dari karang gigi. Untuk membersihkan gusi dan giginya, mulailah dengan mengoleskan pasta gigi khusus Anjing pada jari tangan dan menggosok-gosokkannya. Setelah itu, Anda bisa membiasakan menggosok giginya memakai sikat gigi khusus untuk Anjing yang banyak tersedia di pet shop.
sumber: anjingkita.com
Agar anak Anjing tumbuh dan berkembang dengan sempurna, diperlukan kemauan dan kesungguhan dengan mengajarinya beberapa latihan dan prosedur tertentu tentang cara bertingkah laku. Berikut ini adalah hal mendasar yang harus diperhatikan ketika Anda merawat anak Anjing :
Kesabaran dan kasih sayang yang lemah lembut
Memahami perilaku Anjing pada umumnya
Mengajarinya secara konsisten
Menciptakan aturan-aturan
Meluangkan waktu untuk bersama
Bermain
Setelah makan dan tidur, bermain adalah prioritas terpenting bagi anak Anjing, dan tentu saja bermain sangat baik untuk pertumbuhannya. Selain diri kita sendiri yang dianggap sebagai teman bermainnya, anak Anjing begitu menyukai bermain dengan bermacam-macam mainan (misalnya kaos kaki yang terikat untuk digigitnya). Mainan yang diberikan haruslah yang cocok untuk usia anak Anjing, dan Anda harus segera menggantinya begitu mainan telah rusak agar anak Anjing tidak menelan bagian atau potongan mainan yang telah rusak karena hal ini bisa membuat pencernaannya terganggu.
Semakin sering diri kita dan anak Anjing bermain bersama, ia akan menganggap Anda adalah hal terpenting baginya. Semakin sering ia ingin bersama dan menyenangkan Anda, semakin mudah ia untuk dikontrol.
Pujian dan hadiah
Anjing sangat suka diberi pujian dan dihadiahi sesuatu jika ia melakukan hal-hal seperti yang Anda inginkan. Cara ini akan membuat Anjing belajar untuk berperilaku baik. Di samping itu, memberi pujian dan hadiah merupakan cara yang cepat dan menyenangkan untuk melatih Anjing Anda.
Melatih agar patuh
Interaksi antara Anda dan anak Anjing kesayangan Anda haruslah gembira dan menyenangkan, karena itu menandakan Anda adalah sahabat terbaiknya. Karena ia menganggap Anda sahabatnya maka ia akan selalu berusaha untuk menyenangkan diri Anda. Buatlah suasana dimana anak Anjing bisa mendapatkan hadiah dari Anda karena melakukan hal-hal yang benar dan sesuai kemauan Anda, daripada membiarkan ia melakukan hal-hal yang tidak Anda sukai lalu Anda beri peringatan.
Tunjukkan padanya mana perilaku yang benar dan berikan hadiah ketika ia melakukannya dengan tepat. Peringatkan anak Anjing sambil berkata ’Jangan!’, ’Arghhh’, dengan nada marah jika ia melakukan hal-hal yang tidak Anda inginkan. Atau kejutkan dirinya dengan teriakan, geraman, dan menepuk kedua telapak tangan Anda dengan keras. Tatap dan pandangi terus sampai ia pergi menjauh. Hal penting lainnya adalah menyesuaikan tingkat latihan yang dibutuhkan bagi anak Anjing, jangan terlalu berlebihan namun juga tidak boleh kurang.
Merawat dan mengurus
Agar anak Anjing selalu merasa nyaman dan senang berada di dekat Anda, berikan perhatian lebih pada dirinya dengan cara memeluk dan membelai-belainya. Semakin sering diperlakukan seperti itu, dirinya makin memiliki perasaan tenang, sehingga jika suatu saat ia diajak ke dokter hewan ia tidak akan stres atau menggigit ketika dipegang-pegang. Di samping itu, bila anak Anjing terbiasa disentuh dan dibelai, akan timbul kepercayaan dirinya pada Anda dan anak Anjing akan lebih terbuka untuk menerima kehadiran orang lain atau keluarga terdekat Anda.
Kesehatan mulut
Begitu Anda memiliki anak Anjing, periksalah mulutnya, perhatikan apakah gusinya memiliki masalah dan gigi-giginya bersih dari karang gigi. Untuk membersihkan gusi dan giginya, mulailah dengan mengoleskan pasta gigi khusus Anjing pada jari tangan dan menggosok-gosokkannya. Setelah itu, Anda bisa membiasakan menggosok giginya memakai sikat gigi khusus untuk Anjing yang banyak tersedia di pet shop.
sumber: anjingkita.com
Langganan:
Postingan (Atom)
